Maklumat Pesantren Lirboyo 2019 - dibuka.site

Maklumat Pesantren Lirboyo 2019

Hallo sahabat Berita Online Anak Milenial dimanapun anda berada,Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul " Maklumat Pesantren Lirboyo 2019 ",telah kami persiapkan dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya.mudah-mudahan apa yang kami tulis ini dapat anda pahami.selamat membaca.

maklumat


Prabowo nampaknya harus benar-benar belajar sabar dan ikhlas di Pilpres 2019 ini. Alih-alih mendapat tambahan dukungan, pendukung Prabowo di Pilpres 2014 justru beralih mendukung Jokowi di Pilpres 2019. Peralihan dukungan ini tentu bukan alasan. Lewat kerja nyata, Jokowi berhasil membuat pendukung Prabowo di Pilpres 2014, beralih mendukungnya di Pilpres 2019. Tidak hanya tokoh nasional, seperti Mahfud MD, kyai dan ulama yang dulu mendukung Prabowo sekarang beralih mendukung Jokowi.

Adalah pondok pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur yang secara terbuka menghimbau kepada santri dan alumni untuk mendukung Jokowi. Pondok pesantren Lirboyo adalah salah satu pesantren terbesar di Jawa Timur yang tidak hanya terkenal di Indonesia, tapi juga di luar negeri. Banyak ualama besar dan tokoh besar nasional pernah nyantri di Lirboyo. Diantara alumni Lirboyo adalah KH. Said Aqil Siradj (Ketua PBNU) dan Mbah Maimun Zubair.

Hampir mayoritas Alumni Pondok Pesantren Lirboyo menjadi kyai atau tokoh masyarakat yang berpengaruh di pelosok negeri. Jumlah alumni Lirboyo sudah begitu banyak dan tersesbar di penjuru negeri. Saya yakin, sikap politik pondok pesantren Lirboyo akan diikuti oleh Alumni serta umat Islam khususnya warga NU. Bagi warga NU, sikap politik dari pesantren besar wajib diikuti.

Sikap politik pondok pesantren Lirboyo saat ini memang berbeda dengan di Pilpres 2014. Pada Pilpres 2014, Pimpinan Pondok Pesantren Lirboyo, KH. Mohammad Anwar Mansur menegaskan berkomitmen mendukung Prabowo. Dukungan itu disampaikan dalam bentuk “tausiyah”. Beliau juga menghimbau kepada santri dan alumni untuk memilih Prabowo.

Tak bisa dipungkiri, saat Pilpres 2014, warga NU memang terbelah. Ada yang mendukung Prabowo, ada juga yang mendukung Jokowi. Partai yang notabene identik dengan NU juga terbelah. PKB mendukung Jokowi, PPP mendukung Prabowo.

Namun di Pilpres 2019, warga NU sepertinya mayoritas mendukung Jokowi. Sikap politik pondok pesantren Lirboyo pun barubah. Saya yakin perubahan sikap politik ini tidak hanya terjadi di Pondok Lirboyo, di pesantren-pesantren yang lain yang dulu mendukung Prabowo, kemungkinan besar sekarang beralih mendukung Jokowi.

Pada selasa, 3 Maret 2019, sesepuh Ponpes Lirboyo mengeluarkan maklumat berisi dukungan kepada Jokowi-Ma’ruf dalam bentuk video dan surat edaran. Surat itu ditandatangani oleh pengasuh Ponpes Lirboyo, KH. Mohammad Anwar Mansur dan Ketua Umum Pengurus Pusat Himpunan Alumni Santri Lirboyo, KH. Abdullah Kafabih Mahrus.

Sebelumnya, Pengasuh Ponpes Sidogiri, Pasuruan, KH Nawawi Abdul Djalil, Pengasuh Ponpes Al Halim, Garut, hingga seluruh keluarga pengasuh Babakan Ciwaringin, Cirebon, Pondok Pesantren Buntet, Cirebon dan berbagai pondok pesantren lainnya menyampaikan instruksi dan dukungan serupa

Tidak hanya Pengasuh Ponpes Lirboyo yang mendukung Jokowi-Ma’ruf, sekitar 300 ulama sepuh 
dan pengasuh pondok pesantren yang tergabung dalam forum kiai bersatu se-Jatim kian meneguhkan dukungan kepada Jokowi-Maruf.


Bagi orang yang tak pernah nyantri, pasti akan menganggap remeh sikap politik yang dikeluarkan oleh Pengasuh Pondok Lirboyo. Tapi bagi santri, fatwa Kyai hukumnya wajib dilaksanakan. Apa dawuh Kyai, santri tidak boleh memprotes apalagi membantah, meskipun tidak sepakat. Ini etikanya. Santri paling takut kalau sampai menentang titah Kyai.

Saya punya kenalan seorang ustadz alumni pondok pesantren Al-Fala , Ploso, Kediri, Jawa Timur, termasuk salah satu pondok terbesar juga di Jawa Timur. Pada Pilpres 2014, dia mendukung Prabowo

Dia termasuk pendukung Prabowo yang militan. Namun di Pilpres 2019 ini, sikap dia berubah. Awalnya dia hendak militan mendukung Prabowo. Tapi ternyata Pengasuh Pondok Pesantren Al-Falah tempat dirinya nyantri mendukung Jokowi. Akhirnya tanpa banyak kata, dia langsung berbalik mendukung Jokowi. Dia tidak mau ilmunya tidak bermanfaat karena berseberangan dengan guru. Dia lebih mendahulukan gurunya dibanding memilih Prabowo.

Oleh karena itu, saya yakin “dawuh” Pengasuh Ponpes Lirboyo ini akan berdampak besar. Minimal, alumni yang jumlahnya ribuan, dan memiliki pengaruh di masyarakat akan mematuhi “dawuh” Pengasuh Ponpes Lirboyo. Seorang santri paling takut tidak taat terhadap kyainya. Santri percaya pilihan Kyai adalah yang terbaik.

Kubu Prabowo layak panik dengan perubahan sikap politik Ponpes Lirboyo. Bukan tak mungkin sikap politik Ponpes Lirboyo akan diikuti oleh Ponpes-ponpes lain yang dulu mendukung Prabowo, untuk beralih mendukung Jokowi.

Pernyataan sikap politik dari Pengasuh Ponpes Lirboyo ini bahkan mungkin lebih ampuh dibanding menggelar kampanye dan deklarasi. Saya yakin kabar ini sudah langsung tersebar dan diketahui oleh alumni Lirboyo.

Sumber : Seword.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

==[ Klik disini 2X ] [ Close ]==