Panglima Cyber Prabowo-Sandi - Anthony Leong | Dibuka Site Berita Online Anak Milenial

Panglima Cyber Prabowo-Sandi - Anthony Leong

anthony-leong

Sebelumnya saya hanya pernah sekilas membaca tentang Anthony Leong ini, namun tidak terlalu kenal dengan sepak terjangnya.Ketika sebuah akun Facebook yang saya follow mem-posting nama Anthony Leong, keingintahuan saya pun terusik. Pertama, melihat posisinya dalam kubu Prabowo – Sandiaga, dia ini bukan sekedar pelengkap, melainkan mengandung unsur pembuatan strategi dan teknik eksekusi. Peran ini sangat besar. Kedua, masifnya pergerakan para pendukung atau buzzer Prabowo – Sandiaga di media sosial khususnya Twitter, memerlukan koordinasi yang ketat dan terorganisir. Ini memerlukan pengelolaan oleh seseorang yang ahli. Profil Anthony Leong menjadi salah satu kemungkinan yang paling mendekati si ahli ini.

Menurut postingan akun Facebook bernama Diani Harnoko itu, “ANTHONY LEONG sudah sangat dikenal di Indonesia dan mancanegara sebagai pakar IT. Spesialisasinya adalah MENCURI data pemilih sebanyak-banyaknya lewat data pengguna aplikasi dan sosial media”. “Sudah banyak kontestan politik yang menggunakan jasanya untuk memenangkan mereka dalam pemilihan legislatif dan kepala daerah. Bahkan konon pemerintah Singapura juga menggunakan jasanya sebagai pakar Big Data. Apakah dia aktor intelektual di balik penyebaran black campaign di sosial media Indonesia?” Diani juga mengunggah berbagai foto Anthony Leong bersama berbagai orang. Yakni Edy Rahmayadi, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno.

Anthony Leong memang akrab dengan Anies dan Sandiaga, karena dia adalah koordinator Anies – Sandi Digital Volunteer (INSIDER), relawan digital yang menjadi bagian dari tim pemenangan Anies – Sandiaga dalam Pilkada DKI Jakarta tahun 2017.


Sekarang, Anthony Leong menjadi koordinator nasional relawan Prabowo Sandi Digital Team (PRIDE), yang tentu saja tugasnya untuk memenangkan pasangan Prabowo – Sandiaga. Sebelum lanjut ke sana, ada baiknya kita kenalan dulu dengan latar belakang Anthony Leong.

Sumber terjelas yang saya temukan adalah sebuah artikel yang dimuat tribunnews.com pada tanggal 14 Juli 2016.Waktu itu usia Anthony disebut 25 tahun. Disebutkan juga bahwa Anthony Leong berasal dari Medan,dan dia pindah ke Jakarta karena kuliah di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Indonesia. Dia adalah salah satu lulusan terbaik FISIP UI,dengan kata lain, otaknya encer. Pada tahun 2012, Anthony mendirikan Mulia Creative House,sebuah integrated digital agency di bawah naungan PT Mulia Bestari Media. Lalu dia mendirikan portal berita BisnisPost.com.Kemudian dia mengembangkan perusahaan konsultan bersama rekannya, Menara Digital Enterprise di bawah PT Indo Menara Digital, konsultan digital marketing yang berfokus pada layanan real-time brand communication dengan menyediakan solusi digital marketing terpadu. Anthony fokus pada strategi search engine optimization (SEO), branding, dan iklan digital. Anthony disebut sudah berhasil memberikan solusi layanan personal branding dan strategi kampanye politik yang ia berikan untuk sejumlah kandidat pemilihan kepala daerah (Pilkada), pimpinan organisasi profesi, hingga salah satu kandidat calon presiden Indonesia. Anthony juga aktif dalam Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI).

http://www.tribunnews.com/bisnis/2016/07/14/anthony-leong-kisah-pengusaha-muda-sukses-bermodalkan-strategi-digital?page=all


Kembali ke masa kini, bagaimana sepak terjang pasukan digital kubu Prabowo – Sandi dilansir tirto.id dalam sebuah artikel yang cukup komprehensif. Disebut bahwa strategi perang digital lewat sosial media merupakan senjata alternatif kubu Prabowo untuk menyaingi kepopuleran Jokowi di media mainstream (tv dan media online/konvensional). Anthony Leong yang disebut sebagai anggota Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo – Sandiaga, mengatakan bahwa para relawan PRIDE tidak mendapat bayaran sama sekali. Di sini Mustofa Nahrawardaya, dari Direktorat Relawan Nasional BPN, mengklaim BPN didukung oleh 1.300 kelompok relawan yang mengkoordinasi jutaan relawan di seluruh provinsi. Termasuk didukung kelompok lepasan Muslim Cyber Army (MCA), dengan sekitar 15 juta akun media sosial. Tidak heran ya mereka selalu unggul dalam perang tagar di jagad Twitter hehehe…



cyber-prabowo

Diungkap oleh tirto.id, bahwa Anthony Leong lah yang mencuitkan tuduhan Jokowi memakai earpiece saat debat capres kedua. Cuitan ini bohong belaka tetapi viral di media sosial. Cuitan itu sendiri sudah dihapus oleh Anhtony Leong.


Ini kan sama saja dengan kampanye hitam. Padahal dilansir merdeka.com, Anthony menyatakan, "Kami punya komitmen tidak melakukan black campaign”.


Dari pengalaman menelusuri informasi mengenai Anthony Leong di google, saya melihat bahwa minim sekali pemberitaan resmi yang meliput sosoknya. Saya duga ini disengaja, agar peran besar Anthony tidak terlalu kentara. Beda dengan Dahnil, Andre Rosiade, dan jubir lain yang kerap diekspos di media. Anthony nampak sengaja tidak terlalu diangkat ke permukaan.

Di dalam postingan Facebook Diani Harnoko di atas, seorang netizen mengatakan sebuah dugaan bahwa Anthony Leong adalah orang yang membuat akun Aline Yoana Tan, baik di Facebook maupun di Twitter.


Walau beberapa kali tumbang, akun ini terus hidup lagi. Akun Aline Yoana Tan ini isinya khas kampret dengan foto profil perempuan cantik. Postingan facebook akun ini selalu disertai dengan foto diri Aline. Mungkin maksudnya untuk menarik perhatian pembaca. Mengenai dugaan ini, saya ya tidak tahu benar-tidaknya.

Cukup lah kita tahu mengenai sosok di balik pasukan siber Prabowo – Sandiaga. Saya yakin Anthony ini mendapat bayaran mahal buat kerja kerasnya. Kalau membaca lengkap artikel yang dilansir tribunnews di atas, akan terasa ada orientasi uang dalam diri Anthony, ketimbang idealisme belaka. Yang pasti, Anthony ini tidak lepas dari kelakuan nge-hoaks khas gerombolan Prabowo dan antek-anteknya. Mau pinter gimana juga, kalau nge-hoaks, ya jadi mendegradasi dirinya sendiri. Jangan sampai kita yang selalu berusaha jadi orang baik ini meniru kelakuan buruk seperti itu. 


Sumber : Seword.com