Ancaman Amien Rais Dijawab Jutaan Kiai Jawa Timur - dibuka.site

Ancaman Amien Rais Dijawab Jutaan Kiai Jawa Timur

Hallo sahabat Berita Online Anak Milenial dimanapun anda berada,Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul " Ancaman Amien Rais Dijawab Jutaan Kiai Jawa Timur ",telah kami persiapkan dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya.mudah-mudahan apa yang kami tulis ini dapat anda pahami.selamat membaca.


jawa timur menjawab

Ancaman people power dari politisi senior amien rais dijawab oleh jutaan kiai di jawa timur


Amien Rais seperti tak pernah berhenti berulah. Setelah reformasi bergulir, pendiri PAN itu seringkali melakukan hal-hal kontroversial yang berakibat pada terganggunya ketenteraman hidup berbangsa dan bernegara.

Di momentum Pilpres kali ini Amin krmbali bertingkah. Pernyataannya yang bernada ancaman tentang adanya 'people power' menuai banyak kecaman. Dan yang terkini dan cukup mengejutkan kecaman datang dari kalangan Kiai Kampung di Jawa Timur

Melalui KH Fahrur Rozi (Gus Fahrur) selaku Koordinator Forum Komunikasi Kiai Kampung Jawa Timur (FK3JT), para Kiai menyatakan sikapnya terkait ancaman Amien Rais. Gus Fahrur mengatakan tidak gentar menghadapi ancaman people power yang berarti juga pengerahan massa oleh Amien Rais jika menurutnya terjadi kecurangan di Pilpres.

Kekecawaan para Kiai pada mantan ketua MPR itu diungkap secara gamblang oleh Gus Fahrur. Ia mengungkapkannya dengan mengatakan seharusnya Amien Rais mampu menyejukkan melalui pernyataan publiknya, bukan malah memprovokasi masyarakat.

"Kalau Pak Amien Rais jual, kami kiai kampung siap beli. Beliau seharusnya sebagai elit politik menjadi suri tauladan dan tidak memprovokasi rakyat seperti itu. Jutaan kiai kampung se-Jatim akan siap turun menjaga NKRI dan ideologi Pancasila. Kami minta elit politik tidak asal bicara dan malah memanaskan tensi politik yang sudah tinggi,” kata Gus Fahrur seperti dirilis beritajatim.com, Senin, 8 April 2019.

Gus Fahrur dengan tegas mengatakan, seluruh Kiai di Jawa Timur siap turun tangan untuk menghadapi segala macam ancaman terhadap ideologi Pancasila dan keutuhan NKRI. 

Bahkan dengan terminologi 'jual - beli' nya, menandakan keseriusan dari kalangan Kiai di Jawa Timur yang notabene bersatu di dalam Ormas Islam terbesar di dunia, yaitu NU.

Seperti diketahui sebelumnya, Amien Rais memang menyinggung akan adanya people power jika Pemilu penyelenggara Pemilu mereka anggap curang. Amien juga katakan tak akan menempuh jalur hukum yang seharusnya dijalankan jika menganggap ada pelanggaran Pilpres, yaitu dengan mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi.

Tak hanya diungkap Amien Rais, setelahnya ada beberapa tokoh lain mengiyakan potensi pengerahan massa yang dilontarkan Amien. Prabowo sendiri dalam pidatonya di acara kampanye akbar di GBK ikut menyinggung adanya people power.

Pernyataan Amien Rais ini sebenarnya sekaligus sinyal kuat adanya tentang pengerahan massa yang akan dilakukan kubu 02 Prabowo - Sandi jika nantinya kalah dalam perolehan suara resmi KPU, karena jauh hari sebelumnya mereka secara terus menerus telah menyebarkan narasi-narasi provokatif yang melemahkan lembaga-lembaga penyelenggara Pemilu.

Narasi server KPU jebol dan data di dalamnya telah memenangkan Paslon 01 Jokowi - Ma'ruf Amin serta pernyataan langsung Prabowo yang menyerukan kemenangan dua puluh lima persen agar bisa melewati lima belas persen yang dicurangi adalah upaya-upaya provokasi yang mengarah pada gerakan massa jika nanti pengumuman KPU menyatakan mereka kalah.

Lalu kenapa para Kiai mengaitkan pernyataan people power Amien dengan ancaman keutuhan NKRI dan rongrongan ideologi Pancasila?


Bukan rahasia lagi dijaman milenial ini bahwa di kubu 02 dimana Amien Rais ada di dalamnya juga ada kelompok-kelompok yang selama ini terus melakukan upaya-upaya penegakan khilafah di Indonesia. Mantan anggota dan simpatisan Ormas terlarang HTI dan Ormas-ormas sealiran lainnya dikenal militan dan menempuh segala cara demi tercapainya tujuan berkhilafahnys. Artinya, merekalah yang paling berpotensi dikerahkan supaya nanti terjadi yang namanya people power seperti selama ini didengungkan.

Jadi kaitannya sudah sangat jelas dan wajar jika para Kiai di Jawa Timur yang menurut Gus Fahru berjumlah jutaan akan turun jika benar people power yang dimaksud Amien Rais dan yang lainnya benar terjadi. Karena bagaimanapun, bagi para Kiai yang notabene berada dalam naungan NU itu, NKRI dan Pancasila adalah harga mati yang tak bisa ditawar lagi.

Akhirnya, kita semua tentu berharap agar ancaman pengerahan massa yang disuarakan Amien dkk tak terjadi. Tapi meski begitu, kita semua juga harus tetap waspada atas segala kemungkinan yang akan terjadi. Sebagaimana Kiai di Jawa Timur yang siap turun menghadapi kemungkinan terburuk yang akan terjadi, kitapun sesama anak bangsa generasi milenial yang tak ingin NKRI dan Pancasila dirongrong tentu tak bisa tinggal diam, apapun taruhannya.

Sumber

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

==[ Klik disini 2X ] [ Close ]==