Land Cruiser B 2024 AHY Bertemu Jokowi | Dibuka Site Berita Online Anak Milenial

Land Cruiser B 2024 AHY Bertemu Jokowi



Teka teki Mobil Land Cruiser B 2024 AHY


Dibuka.site - Mobil Land Cruiser warna hitam tersebut tiba di Kompleks Istana Presiden. Saat hari Kamis, tanggal 02 Mei 2019, pukul empat tidak cukup lima belas menit. Seorang pria muda sarat kharisma keluar dari mobil tersebut. Lelaki muda yang gagah berbaju batik itu hendak bertemu dengan Presiden Jokowi.

Ya, dialah Agus Harimurti Yudhoyono yang tidak jarang dipanggil AHY itu. AHY diketahui diundang oleh Presiden Jokowi untuk bertatap muka. Untuk merundingkan perihal kebangsaan sekaligus soal Pemilu dan Pilpres yang baru saja selesai.


Seperti anda ketahui pertemuan antara AHY dan Presiden Jokowi ini menjadi unik dan menimbulkan sekian banyak  tafsir. Karena apa? Karena anda tahu bahwa Partai Demokratketika ini berada pada kubu 02 dan belum menyatakan terbit dari koalisi Prabowo-Sandi. Sebagai pemangku mandat dari SBY yang ketika ini sedang mengawal Bu Ani yang lagi sakit, maka dapat diputuskan bahwa sosok AHY ini ialah representasi dari SBY tersebut sendiri.

Banyak tafsir atas pertemuan antara AHY dan Presiden Jokowi ini. Apakah sesudah pertemuan ini Partai Demokrat bakal berbalik arah menyokong Jokowi? Meskipun Sekjen Partai Demokrat Hinca Panjaitan tetap mengaku bahwa sampai ketika ini Partai Demokrat masih sedang di koalisi Prabowo-Sandi.

Terus publik pun bertanya-tanya andai Partai Demokrat menyimpulkan bergabung dengan Jokowi-Maruf Amin, apakah yang sudah dijanjikan oleh Jokowi untuk AHY? Karena barangkali tidak terdapat timbal balik dari bergabungnya Partai Demokrat ke koalisi Jokowi-Maruf Amin, bukan? Dan berikut yang hendak diketahui oleh masyarakat umum. Tapike lihatannya ini hamya akan menjadi rahasia antara Jokowi dan AHY saja.

Oke. Mungkin anda tidak akan merundingkan mengenai isi pertemuan antara Presiden Jokowi dan AHY tersebut, sebab sampai ketika ini belum terdapat bocoran sama sekali. Kecuali hal-hal yang normatif saja yang diungkapkan oleh AHY pada ketika konpers sesudah bertemu dengan Presiden Jokowi.

Tapi anda akan merundingkan mengenai plat nopol mobil Land Cruiser hitam yang ditumpangi oleh AHY saat berangjangsana memenuhi undangan Presiden Jokowi itu. Sebuah nopol yang unik perhatian publik. Nopol B 2024 AHY tersebut berisi suatu makna yangpaling dalam. Sebuah kemauan dan asa tersirat dari nopol tersebut.

Angka 2024 yang menjadi opsi AHY tersebut mengindikasikan bahwa AHY akan konsentrasi pada pilpres 2024. Kenapa AHY tidak memakai angka 2019? Yang mengisyaratkan bahwa dirinya bakal bertarung pada tahun 2019? Karena AHY sadar bahwa ketika ini bukanlah peluang dirinya untuk maju menjadi capres. Selain sebab terkendala presidential threshold sebab perolehan suara Partai Demokrat pada tahun 2014 kemudian tidak menjangkau 20 persen untuk parlemen sampai-sampai tidak dapat mencalonkan capresnya sendiri. Sedangkan untuk menggali partai penyokong sangat sulit, sebab partai-partai beda sudah memiliki calon masing-masing.

Maka yang sangat rasional ialah pada tahun 2024. Karena ada bisa jadi presidential threshold ini bakal dihapuskan. Meskipun Partai Demokrat pendapatan suaranya pada tahun 2019 ini tidak menjangkau angka 20 persen bakal tetap dapat mengajukan capresnya sendiri.

AHY memang tampak akan konsentrasi pada tahun 2024 nanti dan bukan pada tahun 2019. Ini tampak dari masa berlakunya STNK dari mobil Land Cruiser itu. Angka kecil yang ada di pojok bawah plat tersebut mengindikasikan angka 01-23 dengan kata lain mobil Land Cruiser itu didapatkan pada bulan Januari 2018, sebab masa berlaku STNK di Indonesiaialah lima tahun.

Karena pendapatan mobil itu sebelum batas akhir pencatatan capres-cawapres, tersebut sudah mengisyaratkan bahwa AHY tidak akan konsentrasi pada pencapresan pada tahun 2019 ini. Dengan memilih angka 2024, maka tampak bahwa AHY memang ingin konsentrasi pada pencalonan di tahun 2024 nanti.

Tahun 2024 barangkali lebih rasional untuk AHY, sebab pada tahun 2019 ini lawan-lawan AHY paling berat. Apalagi masih terdapat Presiden Jokowi sebagai pertahana. Tetapi pada tahun 2024 nanti AHY telah akan melawan wajah-wajah baru yang sama-sama akan berlomba sebagai pejuang-pejuang baru dan bukan melawan pertahana, sebab pada periode berikutnya Jokowi telah tidak akan dapat lagi mengemukakan diri sebagai capres.