Petisi Stop Izin FPI Unggul dari Petisi Tandingan!! - Dibuka Site Berita Online Anak Milenial

Sponsored

Petisi Stop Izin FPI Unggul dari Petisi Tandingan!!

Hallo sahabat Dibuka Site Berita Online Anak Milenial dimanapun anda berada,Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul " Petisi Stop Izin FPI Unggul dari Petisi Tandingan!! ",telah kami persiapkan dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya.mudah-mudahan apa yang kami tulis ini dapat anda pahami.selamat membaca.


Tolak FPI


FPI Kini Benar Benar Diujung Tanduk,Berada di Ambang “Kebubaran”


Dibuka.site - Ternyata tidak sedikit masyarakat yang tidak suka izin FPI diperpanjang,jika dibandingkan petisi tandingan. Buktinya, petisi tidak diperpanjang izin FPI lebih banyak. Berarti, FPI sedang bermasalah.

Andaikan Kemendagri dapat menilai itu, maka FPI dapat bubar. Tetapi, tetap saja anda tunggu keputusan dari Kemendagri tersebut sendiri bagaimana baiknya. Tetapi, telah divoting bahwa FPI tidak diperlukan dan tidak diharapkan diperpanjang izinnya lagi. Kemungkinan besar masyarakat galau dengan adanya FPI.

Bisa jadi, FPI tidak memberi kontribusi yang baik. Terkadang terdapat masalah lagipula berkaitan agama dan politik, mereka ikut dan pakai teknik yang tidak etis. Apalagi masyarakat menilai bagaimana FPI ikut dalam sangkaan penistaan agama oleh Ahok atau BTP. Itu kan termasuk politisasi agama namanya.

Nah, jelas bahwa petisi tidak mengharapkan diperpanjang izin FPI unggul dari petisi tandingannya. Dilansir dari suara.com, menginjak hari keempat sesudah digulirkan, petisi yang meminta Kementerian Dalam Negeri tidak memperpanjang izin FPI telah diteken lebih dari 291 ribu orang.

Jumlah orang pemetisi ini jauh lebih tinggi jika dibandingkan petisi tandingannya, yang menginginkan supaya FPI tetap eksis.

Pantauan Suara.com, Kamis (9/5/2019) pukul 20.15 WIB, petisi yang diciptakan oleh akun mempunyai nama Ira Bisyir melewati laman Change.org dengan judul petisi 'Stop Ijin FPI' ini telah diteken 291.500 orang.

Jumlah pemetisi merasakan peningkatan lumayan drastis hampir 100 persen jika dibandingkan pada hari sebelumnya. Pada Rabu (8/5/2019), petisi ini baru ditandatangani oleh 177.507 orang.

Mayoritas orang-orang yang menandatangani petisi itu menilai, FPI yang digawangi oleh Rizieq Shihab adalah organisasi radikal. Organisasi ini disebut seringkali mengerjakan tindak kekerasan.

Sementara petisi tandingannya yang digalang secara daring melewati laman Change.org dengan judul 'Dukung FPI Terus Eksis', pun menunjukkan eskalasi signifikan walau masih jauh di bawah petisi guna menyetop izin FPI.


Petisi tandingan ini sampai Kamis pukul 20.15 WIB sudah ditandatangani sejumlah 99.980 orang.

Angka ini pun mengalami peningkatan jika dibandingkan pada Rabu kemarin, jumlah orang yang menandatangani petisi ini baru menjangkau 13.811 orang saja.

Dalam petisi tandingan ini, orang-orang yang menandatangai petisi itu menilai FPI pantas untuk dipertahankan.

Sebab, selama ini FPI tidak jarang kali berkontribusi menolong korban bencana alam di sekian banyak  wilayah.


Dipertimbangkan Kemendagri

Plt Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri Akmal Malik mengatakan, pihaknya menerima seluruh masukan dari pihak mana pun.

Saat ini, Dirjen Otda Kemendagri sedang mempertimbangkan petisi yang mengandung penolakan terhadap perpanjangan izin FPI yang akan berakhir pada 20 Juni 2019 mendatang.

"Sangat tergantung menurut analisis dan kajian anda nanti, pastinya apa yang dianjurkan oleh masyarakat tentu kita terima," ungkapnya

Saran untuk FPI usahakan FPI intropeksi diri, kenapa rakyat tidak sedikit yang tidak mengharapkan izin FPI diperpanjang. FPI mesti sadar bahwa mereka tersebut salah. Ada kekeliruan yang tak dapat dimaafkan tentunya. Masyarakat menilai FPI telah lari dari apa yang seharusnya tugas dari ormas yang terdapat di Indonesia.

Coba FPI bertanya pada diri sendiri khususnya anggota yang ada. Apa salahku?. Mengapa masyarakat tidak mengharapkan kami berdiri?. Apakah kami kasar dan kejam?. Ya, betapa baiknya FPI bertanya pada diri setiap anggotanya.

Segera membenahi dan lihat apa sebetulnya tugas, destinasi dan faedah ormas menurut keterangan dari Undang-Undang ormas yang ada. Apakah ormas ikut dalam demo berbau politik agama?. Apakah ormas boleh sweeping?. Apakah ormas boleh meresahkan warga?. Itu mesti dipertimbangkan.

Pada intinya, berbenahlah. Bertanya pada diri sendiri. Apakah kami salah pada rakyat?. Kalau telah begitu bakal dapat jawabannya. Jika butuh survei rakyat yang tidak suka dengan FPI dan tanyakan mengapa kamu tidak suka pada kami (FPI). Kan, dengan begitu bakal dapat jawaban jelas dari masyarakat.

Jadi, bila sudah bisa jawaban masyarakat, maka bisa berubah dan membenahi diri. Rakyat pun bakal sayang pada FPI dan mendukungnya berdiri di negeri ini. FPI mestiberaksi pada koridor norma, nilai dan aturan hukum yang ada. Jangan cepat terprovokasi oleh pihak manapun. Oleh pemimpin sendiri pun andai lari dari tugas, destinasi dan fungsi, patut untuk ditentang anggotanya.

Begitulah sekalian. Petisi izin FPI tidak diperpanjang lebih banyak mendapat dukungan dari petisi tandingannya. Saatnya FPI berbenah!!.



Sumber

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Belum ada Komentar untuk "Petisi Stop Izin FPI Unggul dari Petisi Tandingan!!"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel