4 Fakta Seorang Buguru Dikeroyok 2 Wali Murid Didalam Kelas - dibuka.site

4 Fakta Seorang Buguru Dikeroyok 2 Wali Murid Didalam Kelas

Hallo sahabat Berita Online Anak Milenial dimanapun anda berada,Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul " 4 Fakta Seorang Buguru Dikeroyok 2 Wali Murid Didalam Kelas ",telah kami persiapkan dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya.mudah-mudahan apa yang kami tulis ini dapat anda pahami.selamat membaca.



Sejumlah fakta mengenai kasus bu guru Astiah dikeroyok wali murid di dalam kelas hingga videonya viral di media sosial, akhirnya terungkap.

Fakta-fakta tentang kasus video viral bu guru Astiah dikeroyok wali murid ini terungkap setelah Polsek Somba Opu, Gowa bertindak mengamankan pengeroyok

Dilansir dari Tribun Timur dalam artikel 'Teman Duel Anaknya Tidak Dihukum, Orangtua Murid Keroyok Guru SD Pa'bangiang Gowa', berikut fakta lengkap kasus video viral bu guru Astiah dikeroyok wali murid

1. Videonya viral

Video pengeroyokan ibu guru Astiah ini viral di media sosial. Dalam video tersebut, kejadian bermula kala Astiah sedang mengajar di kelas pada Rabu (4/9/2019).

Namun tiba-tiba beberapa orang menyerangnya saat aktivitas belajar mengajar masih berlangsung.

Melansir dari Tribun Timur, Astiah mengatakan bahwa pengeroyokan tersebut dilakukan oleh empat pelaku yang terjadi dua wali murid dan 2 anaknya.

"Mereka masuk kedalam kelas dan mengeroyok ketika sedang mengajar," kata Astiah.

Astiah pun tidak menyangka dirinya diserang di tengah aktivitas pembelajaran.Kejadian ini pun turut disaksikan para siswa SD yang diajarnya.

2. Penyebab sebenarnya

Setelah diusut lebih lanjut, penyebab Astiah dikeroyok dipicu adanya perkelahian antar murid di dalam kelas.

Astiah yang mengetahui aksi tersebut tentu berusaha menghentikan perkelahian dengan melerai keduanya.Meski sudah didamaikan, salah seorang wali murid ternyata tidak terima dengan keputusan tersebut.

"Tapi orangtua salah satu siswa tidak terima. Padahal sudah didamaikan," katanya.

Wali murid yang tidak terima ini lantas mendatangi Astiah yang sedang mengajar dan langsung menyerangnya.

Diduga, pelaku marah kepada Astiah karena tidak terima lawan anaknya tidak dihukum.Akibat pengeroyokan ini, Astiah mengalami luka di wajah.

3. Reaksi pihak sekolah

Pihak sekolah SD Negeri Pa'bangiang dalam hal ini kepala sekolah Nurjannah yang dikonfirmasi telah membenarkan hal itu.

Menurutnya, pihak sekolah akan menemani serta mendukung guru yang menjadi korban untuk melaporkan kasus ini ke ranah hukum.

"Kami bawa kasus ini ke ranah hukum.Dua siswa yang bersangkutan juga akan kami ambil tindakan tegas yaitu dikeluarkan dari sekolah," ugkapnya.

"Iya, sudah ada masuk laporannya. Sementara ini kita masih dalam proses penyelidikan terkait kasus ini.," kata Kapolsek Somba Opu, Kompol Syafei.

"Untuk perkembangan hasil selanjutnya nanti akan kita sampaikan," tuturnya

4. Polisi amankan pengeroyok

Setelah viral video bu guru Astiah dikeroyok wali murid di dalam kelas, polisi langsung turun tangan. 

Polisi dari Polsek Somba Opu, Gowa menangkap wali murid pengeroyok Bu Guru Astiah ditangkap di rumahnya, Rabu (4/9/2019) sekitra pukul 21.30 Wita.

Kasubbag Humas Polres Gowa AKP M Tambunan, mengungkapkan ada dua wali murid yang ditangkap dan diperiksa. 

Perwira polisi ini mengungkapkan, bahwa kedua pelaku merupakan saudara kandung.

Meski demikian, keduanya belum kami itetapkan sebagai tersangka karena masih dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

"Saat ini masih berstatus saksi. Info lengkap akan kita rilis besok," imbuhnya ketika dikonfirmasi soal status pelaku.

Kasubbag Humas Polres Gowa menuturkan,bahwa aksi penganiayaan tersebut berlangsung pukul 10.00 Wita Rabu (4/9/2019) siang tadi.

Tempat kejadian perkara terjadi dan berlangsung di dalam kelas SD Negeri Pa'bangiang Jalan Andi Tonro Kecamatan Somba Opu.

Usai kejadian penganiayaan, korban yang merupakan guru sekolah itu langsung melaporkan kejadian ini ke Polsek Somba Opu pukul 13.00 Wita.

"Penyidik telah melakukan pemeriksaan terhadap korban dan dilakukan VER di RS Syech Yusuf Gowa," bebernya.

Polisi menyayangkan kasus penganiayaan yang dilakukan di depan siswa sekolah. Kejadian tersebut dinilai bisa mempengaruhi kondisi psikologi anak didik.

"Polres Gowa akan segera bertindak tegas terhadap para pelaku dan segera melakukan presscon atas peristiwa ini," tandasnya.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel