Skip to main content

Akhir Hidup Wanita Hamil & Buta Di Tangan Suami Dan Anak

Suami di Bangkalan Madura yang menganiaya dan menyiksa NM, wanita Sampang yang juga istrinya sendiri hingga meninggal dunia, akhirnya terkena karmanya sendiri.

MS, si suami kejam tersebut sudah ditangkap polisi dan dijebloskan ke penjara, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya yang kejam terhadap NM, istrinya sendiri si wanita Sampang.

Apalagi, ketika disiksa dan dianiaya, NM tengah hamil enam bulan dan kondisi matanya juga mengalami kebutaan.

Ironisnya, salain suami, anak dari wanita Sampang Madura tersebut juga ikut-ikutan ayahnya untuk menyiksa ibu kandungnya sendiri.

Sebelum kasus wanita Sampang Madura hamil enam bulan meninggal dunia akibat dianiaya suami dan anak sendiri ini terang benderang, kisahnya sebelumnya telah viral terlebih dahulu di media sosial dan membuat geger masyarakat.

Kisah ini diviralkan oleh akun Instagram @ndorobeii.Dalam postingannya, akun itu mengunggah sebuah video.

Dalam postingan video tersebut, terlihat seorang wanita paruh baya terkapar dengan perut yang terlihat besar.

Wanita itu juga terlihat bernafas dengan berat,serta terlihat begitu tampak lemas hingga tak sadarkan diri.Terlihat juga banyak warga yang mengerumuninya.Beberapa terlihat nampak menguatkan wanita malang tersebut.Sedangkan lainnya nampak prihatin dengan keadaannya.Ada juga yang berusaha untuk membuat waniat itu sadar dan sesekali memegangi tangannya.

Dalam keterangan akun Instagram @ndorobeii, dijelaskan pula bahwa korban kemudian tewas dalam kondisi hamil 7 bulan.

"Innalillahiwainna ilaihiroji'un.

Telah meninggal dunia seorang wanita lagi hamil 7bln yang telah di aniaya oleh suami dan anak kndungnya sndiri.Mari kita doakn smoga husnul khotimh dan mendptkn tempat di sisi Allah dan surga untukmu Aaminn

Kami turut berduka cita yg sangat mendalam semoga hukum di tegak kan," tulis akun @ndorobeii.

Peristiwa itu terjadi di Desa Pamolaan, Kecamatan Camplong, Kabupaten sampang, Provinsi Jawa Timur.

Kisah ini lalu juga diviralkan oleh akun Facebook Yuni Rusmini.

Terlihat sebuah gambar tangkapan layar diduga milik kakak korban.

Nama korban tewas diduga dianiaya suami dan anak kandungnya itu bernama Nima.Kakak korban mengaku tak terima atas apa yang menimpa adiknya itu.Menurut penuturan kakaknya itu, adiknya dianiaya hingga tak sadarkan dan kritis, sebelum akhirnya ia meninggal dunia.

Melalui Instagram, akun Yuni Rusmini mengunggah update terbaru terkait peristiwa itu.

Pelaku penganiaya Nima adalah suaminya sendiri yang bernama Mosa (39).

Ia merupakan pria asal Dusun Sendih, Desa Cangkareman, Kecamatan Konang, Kabupaten Bangkalan, Madura.

Mosa disebut menyiksa Nima bersama anak kandungnya hingga korban meninggal pada 21 Desember 2019, dikutip TribunJatim.com ( grup TribunMadura.com ), Selasa (24/12/2019).

"Kisahnya berawal, waktu korban menghubungi keluarganya dan meminta untuk menjemput dirinya di rumah suaminya karena habis terjatuh dan mengalami sakit(18/12/2019)", ungkap Toha,salah satu kerabat Nima.

“Awalnya warga sekitar yang sampaikan kalau Nima disiksa suaminya, pada saat perjalanan ke rumah sakit itulah Nima membenarkan hal itu,” sambung dia.

Tidak cukup disitu, keterangan Maskur kades Pamolaan bahwa tiga tahun silam suaminya menganiaya hingga mengalami kebutaan.

“Sekitar tujuh bulan lalu Nima berada di sini, dengan segala alasan suami dan anaknya menjemput untuk dibawa pulang ke Cangkareman.

Saya sempat kaget mendengar Nima mengalami kritis dibawa ke rumah sakit hingga meninggal,” terang kades Pamolaan.

Sementara Rifai Lasbandra yang mendampingi keluarga korban menjelaskan, untuk menghindari adanya korban jiwa saya sarankan supaya melaporkan permasalahan ini ke Polres Bangkalan,

“Alhamdulillah sekarang sudah ditangani Polres Bangkalan, sebelum Nima di kebumikan anggota Reskrim sudah ke rumah Duka,” Jelas Rifai,"

Ditulis akun Yuni Rusmini, polisi tengah menangani kasus ini.

Postingan Yuni Rusmini pun langsung ramai dikomentari para warganet dan menjadi viral.

Sumber

Loading...
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar
==[ Klik disini 2X ] [ Close ]==