Skip to main content

Viral,Video Seorang Ibu Gantung Seorang Anak Dengan Kaki Diatas


Viral,Video Seorang Ibu Gantung Seorang Anak Dengan Kaki Diatas - Kepolisian Zona Kuta Alam Banda Aceh memanggil beberapa saksi yang berkaitan beredarnya suatu video yang menampilkan seseorang anak laki- laki yang diikat kakinya serta setelah itu digantung dengan posisi kepala ke bawah. Kapolsek Iptu Miftahuda Dizha Fezuono berkata sudah memanggil serta mengecek 5 saksi wanita buat dimintai penjelasan.

“ Berikutnya masih terdapat 7 saksi lain hendak ikut ditilik buat menyelesaikan permasalahan tersebut, tercantum pelaku penyebar video tersebut,” ucap Kapolsek Iptu Miftahuda, Kamis( 23/ 1/ 2020). 

Kapolsek memaparkan, pemanggilan saksi ini dilakukan terpaut dengan beredarnya kembali video aksi tindak kekerasan terhadap anak.

Sebelumnya, jelas kapolsek, kasus ini telah berakhir sehabis diadakan musyawarah dengan aparat gampong( desa), polisi, pelaku, dan sebagian saksi.“ Peristiwa ini telah terjadi nyaris 2 minggu lalu, tetapi tiba- tiba videonya mengapa baru tersebar saat ini, jadi kita hendak memandang apakah terdapat faktor aksi pidana di situ. 

Polisi pula hendak mengecek penyebar video tersebut. Dikala ini polisi lagi melaksanakan penyelidikan sampai gelar masalah,” ucap Iptu Miftahuda.

Dari pengecekan terhadap pelakon berinisial NH, sebut Kapolsek Kuta Alam, disebutkan kalau NH meninggalkan anaknya, AAF( 8) dalam keadaan terikat, serta si bunda berangkat membeli makan buat anaknya. Bagi pengakuan NH kepada polisi, dia melaksanakan perihal tersebut buat menegur kelakuan bandel anaknya. 

Tadinya, sebuah rekaman video seseorang anak diikat dengan posisi kaki bergantung ke atas serta kepala ke dasar pernah viral di media sosial bertepatan pada 22 januari 2020.

Video ini direkam pada 10 Januari 2020 kemudian serta terjalin di kawasan Gampong( Desa) Beurawe Banda Aceh. Video tersebar lewat account Instagram" Tercyduk Aceh". 

Video itu memperlihatkan seseorang anak mengalami dalam posisi kaki terikat ke atas serta kepala ke dasar memegang kasur. Kakinya diikat sehelai kain bercorak hijau.

Polisi telah mengamankan serta mengecek si ibu pada 13 januari 2020. Setelah itu permasalahan ini dituntaskan lewat musyawarah gampong, yang melibatkan Perangkat Gampong, petugas polisi, saksi, pelakon serta Lembaga P2TP2A dari Badan Pemberdayaan Wanita serta Anak Kota Banda Aceh.

Hasil musyawarah mengatakan kalau ibu serta anak diamankan di rumah singgah P2TP2A Kota Banda Aceh, buat memperoleh pembinaan. 

Tetapi sepekan setelah itu, secara mengejutkan, video itu timbul di media sosial Instagram. Pihak kepolisian juga turun tangan memproses beredarnya video permasalahan tersebut. 

Loading...
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar
==[ Klik disini 2X ] [ Close ]==